Kamis, 04 Juli 2013

Apakah Kau Mengiginkanku?

Awalnya, semua berjalan biasa saja. Aku mengenalnya dari sahabatku sendiri. Saat itu yang tanggal 26 Mei 2013, awal kisah ini.
Kami berada di suatu keadaan yang mengharuskan kami berdua saja, yaitu di sepeda motor. Saat itu dalam perjalanan ke Bogor untuk kepepntingan kuliah. Satu keyakinanku tentang dia yaitu dia menyukai sahabatku, sehingga tak ada keinginanku untuk mendekatinya. Namun, setelah hari itu semua terasa berbeda. Kami lebih sering mengisi waktu bersama. Dia sering memintaku menemaninya dalam beberapa kegiatan, dan akupun begitu. Dia selalu ada untukku, juga sebaliknya.
Dia lelaki yang baru berprinsip untuk tidak menjalin cinta pada yang haram, alias PACARAN.Aku mengerti itu, namun saat itu aku memiliki hubungan yang sudah kujalani selama hampir 3 tahun. Namun, tak dapat ku ingkari hati ini terbagi.
Aku berpikir lebih keras tentang sikap apa yang haru aku ambil untuk lelaki ini. Terkadang ia seperti membuatku berarti, dan terkadang seperti aku bukan apa-apa baginya. Mungkin ia sudah merasakan perasaanku kepadanya, namun ia bisa menyikapinya dengan baik sebagai seorang sahabat. Tapi bagaimana denganku? Rasanya hati ini seperti layangan yang di tarik ulur. Sampai saat ini, 4 Juli 2013, aku masih belum memahami hubungan kami. Aku masih belum mengetahui, apakah ia menginginkanku untuk menjadi BIDADARInya atau sahabatku tetap menjadi pilihannya??
Ya Rabb, sesungguhnya Kau pun mengetahui bahwa dia lah yang membuatku ingin memperbaiki diri sebagai muslimah, dia yang memotivasiku untuk menjadi lebih baik dalam bersikap dan berpenampilan. Apa aku bisa mencintai dia dalam diam seperti yang telah ia lakukakan kepada sahabatku? Apakah harus seperti itu? Memepertahankan anugerah ini atau melupakannya?
namun dibalik kerisauan hati ini, aku meyakini bahwa Kau telah menyiapkan SESEORANG yang terbaik untukku. Karnaselalu ku tanamkan dalam hati, bahwa rencana-Mu adalah yang terbaik dan terindah. :) *AIW

keep smile, AB :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar